Kang Dosen Com
Minggu, 26 April 2026
Minggu, 21 April 2024
Film Pendek Senja Ramadhan, Stop Perundungan
Rabu, 14 April 2021
Pemrograman PHP - Pendahuluan
PEMROGRAMAN PHP
PENDAHULUAN
1. Persiapan Pemrograman PHP di Windows
2. Cara Menggunakan Web Server Bawaan dari PHP
3. Membuat Program PHP Pertama
4. Memahami Struktur Dasar Sintaks Program PHP
5. Mengenal Fungsi untuk Mencetak Teks
6. Menganal Variabel dan Tipe Data di PHP
7. Apa itu Konstanta?
8. Mengenal 9 Jenis Magic Constants di PHP
9. Mengenal 7 Jenis Operator yang Harus diketahui
10. Blok Percabangan dan Manfaatnya
11. Blok Perulangan di PHP
12. Mengenal Struktur Data Array di PHP
13. Mengenal Fungsi dan Prosedur di PHP
Persiapan Pemrograman PHP di Windows dengan XAMPP

Pada dasarnya, kita membutuhkan alat-alat ini untuk bisa mulai coding PHP:
- Teks Editor;
- Web Browser;
- Web Server;
- PHP itu sendiri.
Nah, pada pembahasan kali ini.. kita akan fokus mempersiapkan web server dan PHP. Untuk teks editor dan browser, kamu bisa baca di tulisan yang berbeda:
PHP adalah bahasa pemrograman yang berjalan di server, karena itu kita membutuhkan sebuah web server.
Webserver di windows bisa dibuat dengan berbagai macam cara. Ada yang menggunakan PHP secara manual dengna web server bawaan PHP; ada yang menggunakan WSL lalu menginstal LAMPP Stack; ada yang menggunakan XAMPP; ada yang menggunakan Docker, dan lain sebgainya.
Namun, intinya kita hanya perlu menyiapkan web server sebagai tempat PHP dijalankan.
Pada tutorial ini, kita akan menggunakan XAMPP.
Siap?
Mari kita mulai..
Apa itu XAMPP?
XAMPP adalah program untuk membuat server. XAMPP menyediakan paket server yang kita butuhkan untuk pengembangan web dengan PHP. Mulai dari PHP, MySQL, PHPmyadmin, dll.

XAMPP merupakan singkatan dari X (cross-platform), Apache, MySQL atau MariaDB, PHP, Perl. Huruf X di XAMPP memiliki makna cross-platform yang artinya XAMPP bisa digunakan di berbagai sistem operasi seperti Linux, Windows, dan MacOS.
Cara Install XAMPP di Windows
Pertama, silahkan download XAMPP
di website resminya.

Setelah itu, kita akan mendapatkan file installer dari XAMPP. Silahkan klik 2x file tersebut.
Jika muncul seperti ini…

…klik saja OK.
Berikutnya, klik Next.

Berikutnya XAMPP akan meminta kita untuk menentukan komponen apa saja yang ingin diinstal. Centang saja semuanya seperti gambar di bawah ini. Lalu klik Next.

Berikutnya, kita akan diminta untuk menentukan lokasi penginstalan. Biarkan saja di C:\xampp, setelah itu klik Next.

Berikutnya, hilangkan centang pada Learn more about Bitnami for XAMPP dan klik Next.

Berikunya, jika muncul pemblokiran dari Firewall, klik saja Allow Access.

Selesai, klik Finish untuk mengakhiri.

Setelah itu, Control Panel XAMPP akan terbuka..
Manajemen Server XAMPP
Kita bisa memanajemen server dengan mudah melalui Control Panel XAMPP.

Pada Control Panel ini, kita bisa menyalakan dan mematikan, melakukan konfigurasi, memantau log, menjalankan shell, dan lain-lain.
Untuk percobaan, coba klik tombol Start pada Apache dan MySQL. Sehingga statusnya akan menjadi running.

Apache adalah webserver untuk menjalankan PHP dan MySQL adalah database server untuk menjalankan MySQL.
Jika ada warna hijau dan ada nilai PID dan Port.. maka artinya server sudah berjalan. Tinggal kita pakai saja.
Apa itu PID dan Port?
- PID adalah process ID, merupakan nomer proses yang dipakai pada taks manager
- Port adalah nomer port yang akan dipakai untuk mengakses server.
Nomer Port ini perlu kamu perhatikan, karena bisa jadi nomer port tersebut sudah dipakai oleh service yang lain.
Biasanya apache akan menggunakan nomer port 80, 443 dan MySQL akan menggunakan nomer port 3306.
Untuk melihat service apa saja yang berjalan pada nomer port tertentu, silahkan klik menu Netstart. Maka akan keluar seperti ini. 1

Dari menu ini, kita bisa memantau nomer port mana saja yang sudah terpakai. Sehingga nanti kalau kita mengalami port bentrok, kita bisa ganti dengan nomer port yaag belum terpakai.
Contohnya seperti ini:

Server apache gagal dijalankan karena nomer port-nya sudah terpakai atau bentrok.
Yang perlu kamu lakukan untuk mengatasi masalah ini adalah:
- Mematikan service yang berjalan di port tersebut;
- atau mengganti nomer port default dari Apache.
Jika ingin mengganti nomer port default dari apache, caranya klik tombol Config di sebelah tombol admin di apache.
Kemudian ubah listen 80, menjadi nomer port yang lain misalnya listen 8080 maka nomer port apache akan menjadi 8080.

Setelah itu simpan, dan coba restart server apache.
Sabtu, 27 Februari 2021
Selasa, 06 Oktober 2020
Cara Daftar BPJS di Santosa Central Bandunf Online Via SMS atau Telegram
Cara Pengambilan antrian Via SMS:
- Buka aplikasi SMS kemudian tulis nomor tujuan penerima yaitu 08112281396
- Ketik pesan dengan format: ANTRI spasi BPJS spasi NO. KARTU BPJS. Contoh : ANTRI BPJS 0001797597167
- Kemudian tunggu balasan pesan beberapa saat sampai system akan membalas SMS anda.
- Setelah mendapatkan balasan, tunjukan SMS ini kebagian pendaftaran pada saat nomor antrian BPJS anda dipanggil.
Info Antrian Via SMS:
Info Antrian adalah informasi yang diberikan kepada pasien, jika pasien ingin mengetahui nomor antrian yang sudah terpanggil sampai dengan saat ini. Ketik pesan dengan format INFO spasi ANTRIAN spasi BPJS lalu kirim ke 08112281396. Contoh : INFO ANTRIAN BPJS
Cara Pengambilan antrian Via Telegram:
- Bila anda belum memiliki aplikasi Telegram silahkan dowload dan Install aplikasi Telegram
- Search/cari account bot SHBCServiceBot, pilih/klik account nya terus klik /START
- Kemudian anda akan diminta untuk memasukkan No. MR (Nomor Medical Record) Santosa Central. Kalau sebelumnya sudah pernah berobat ke Santosa Central, masukkan saja No. MR nya yg 6 digit itu, kalau belum pernah berobat atau tidak punya No. MR lewatin saja, nanti kalau udah punya No. MR nya jangan lupa klik /START lagi untuk mendaftarkan No. MR nya.
Sampai di sini saja sudah bisa dipakai untuk mengambil antrian, caranya sama seperti mengambil antrian via SMS, kirim pesan dengan format ANTRI spasi BPJS spasi KARTU BPJS
contoh : ANTRI BPJS 0001797597167.
Sabtu, 01 Agustus 2020
Meningkatkan dampak pelatihan terhadap kualitas layanan
Peneliti : Abdul Rahim ZumrahUniversiti Sains Islam Malaysia, Nilai, Malaysia
Avcikurt et al., 2011 : Kualitas layanan dianggap sebagai faktor penentu keberhasilan organisasi layanan. Hal ini disebabkan oleh keyakinan bahwa kualitas layanan dapat memberikan efek positif kepada pelanggan internal (karyawan) dan pelanggan eksternal, orang-orang di luar organisasi yang menerima layanan mereka.
Chand, 2010 : Peluang belajar (training) memungkinkan karyawan untuk secara langsung meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kemampuan, dan profesionalisme yang mereka perlukan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, dan merespons lebih baik terhadap persyaratan pelanggan
Sabtu, 27 Juni 2020
Generasi Baby Boomers, Gen X, Gen Y, dan Gen Z

Saat ini semua orang berbicara mengenai disrupsi atau disruption, dan bagaimana generasi tertentu berperan dalam menjadikannya nyata di Indonesia. Penamaan generasi dilakukan dan diucapkan secara serampangan oleh banyak dari kita dewasa ini.
Tapi, apakah sebenarnya kita mengetahui sejarah dari penamaan generasi tersebut? Peristiwa-peristiwa apa yang mempengaruhi penamaan generasi tersebut? Bagaimana kita memaknai labelisasi generasi ini? Tulisan ini akan membantu kita semua memahami asal usul dari penamaan generasi yang hampir setiap hari dibahas di dunia digital maupun nyata.
Baby Boomers (1946–65)

Generasi ini dimulai dari mereka yang lahir setelah perang dunia ke-2, yaitu 1946 hingga 1965. Baby boom secara literal berarti ledakan bayi, ini karena pasca perang dunia ke-2 angka kesuburan manusia dan kelahiran bayi sangat tinggi. Hingga akhirnya pada 1964 pil pengontrol kehamilan diperkenalkan dan populer di dunia hingga mempengaruhi ledakan bayi secara signifikan dan mengakhiri fenomena tersebut.
Banyak baby boomers yang akrab dengan kultur hippies akibat dinamika kultur yang terjadi di tahun 60an. Dinamika kultur tersebut mempengaruhi pandangan politik, fashion, literatur, film, dan filosofi generasi baby boomer.
Generasi X (1965–80)

Di masa ini, tingkat kelahiran bayi jauh lebih rendah daripada ketika di periode baby boomers. Oleh karena itu, banyak orang sempat menyebut generasi ini dengan nama baby busters yang bermakna berlawanan dengan baby boomers. Namun, label generasi X-lah yang akhirnya bertahan hingga sekarang. Label ini diambil dari novel yang sangat populer berjudul “Generation X: Tales for An Accelerated Culture” ditulis oleh Douglas Coupland asal Kanada.
Douglas pernah ditasbihkan sebagai juru bicara generasi X, tapi dia menolak. Di tahun 1991, Douglas berkata pada Boston Globe bahwa melalui novelnya ia ingin menunjukkan bagaimana masyarakat yang lahir setelah tahun 60an memandang sesuatu. Dinamika kultur young urban professional (yuppie) atau eksekutif muda yang bekerja di kota sangat populer di generasi X. Para yuppies memiliki orientasi yang kuat dalam menaiki tangga karier mereka di usia muda.
Generasi Y atau Millennials (1981–1995)

Generasi Y atau millennials merupakan mereka yang dibesarkan dengan nilai-nilai bahwa mereka istimewa, bisa menjadi apa saja, optimistis, percaya diri, dan hebat bekerja dalam tim. Mereka disebut demikian karena mereka memasuki usia dewasa di periode milenium baru.
Generasi Z atau iGen (1995–2012)

Gen Z atau iGen tidak ingin disamakan dengan generasi Y karena karakteristik mereka cukup berbeda. Banyak dari mereka tumbuh besar dengan iPhone atau perangkat pintar semacamnya, dan hal ini tidak terjadi pada para millennials.
Istilah iGen sendiri diambil dari buku yang ditulis oleh Jean M. Twenge berjudul “iGen: Why Today’s Super-Connected Kids Are Growing Up Less Rebellious, More Tolerant, Less Happy — and Completely Unprepared for Adulthood”. Ia percaya bahwa kebiasaan iGen yang menghabiskan waktu lebih banyak di depan layar gadget ketimbang berinteraksi langsung dengan manusia lain membuat mereka berpotensi sulit untuk bahagia dan menjadi lebih pesimistis dibanding generasi pendahulunya.
Pada akhirnya, penamaan generasi memang menarik untuk dipelajari oleh siapapun dari generasi manapun untuk lebih mengenal karakteristik masing-masing. Tidak kalah penting adalah memahami peristiwa atau sejarah yang mempengaruhi seseorang dari generasi tertentu bersikap dan mencari cara untuk menyesuaikan diri kita dengan mereka. Terlepas generasi manapun kita, yang terpenting dari semuanya adalah selalu berusaha menjadi manusia yang baik dan berguna.




